Pengertian Uji Sand Cone dan Tujuannya

Dalam pengerjaannya, seorang teknik sipil erat kaitannya dengan tanah, sebab tanah adalah tempat berpijaknya semua bangunan sipil. Oleh sebab itu, dibutuhkan penelitian mengenai kemampuan dan sifat tanah tersebut. Salah satunya dengan melakukan beberapa pengujian tanah, baik dilakukan di lapangan maupun di laboratorium. Salah satu bentuk pengujian tanah yang bisa dilakukan adalah tes sand cone.

jasa sand cone test

Pengertian Tes Sand Cone

Sand cone sendiri merupakan alat yang dipakai untuk tes uji penentuan kepadatan lapisan tanah pada lapangan dengan memakai pasir, baik lapisan tanah maupun perkerasan lapisan tanah yang akan dipadatkan.

Tes sand cone atau disebut dengan percobaan kerucut pasir adalah salah satu jenis uji tanah yang dilaksanakan di lapangan sebagai upaya untuk menentukan berat isi kering tanah asli maupun hasil dari suatu pekerjaan pemadatan yang dilaksanakan pada tanah non kohesif ataupun tanah kohesif.

Tujuan Uji Sand Cone

Nilai berat dari isi tanah kering yang didapatkan dari uji coba ini umumnya dipakai untuk mengevaluasi hasil kinerja pemadatan di lapangan yakni perbandingan antara kerucut pasir (yd) dengan yd hasil uji coba pemadatan pada laboratorium.

Uji coba ini umumnya dilakukan untuk mengevaluasi hasil kinerja pemadatan lapangan yang ditentukan dalam derajat pemadatan yakni perbandingan antara yd lapangan dengan yd maks hasil uji coba pemadatan pada laboratorium dalam persentase lapangan.

Sand cone (kerucut pasir) terdiri atas sebuah kaca atau botol plastik dengan sebuah kerucut logam yang dipasang di bagian atasnya. Kerucut dan botol kaca ini diisi menggunakan pasir Ottawa kering dengan degradasi buruk yang sudah diketahui berat isinya. Jika memakai pasir lain, maka harus dicari berat isi pasir itu terlebih dahulu.

Di lapangan, digali lubang kecil pada bagian permukaan tanah yang sudah dipadatkan. Jika berat tanah yang sudah digali pada lubang tersebut bisa ditentukan (Wwet) serta kadar air pada tanah galian tersebut juga sudah diketahui, maka Wdry atau berat kering dari tanah bisa dicari menggunakan persamaan berikut:

Wdry = Wwet / (1 + (w/100))

Dimana :
  • w : kadar air

Jika lubang sudah digali (sebelumnya tanah asli sudah ditimbang seluruhnya), kerucut dan botol berisi pasir ditaruh di atas lubang tersebut. Kemudian pasir dibiarkan mengalir dari botol dan mengisi seluruh kerucut dan lubang. Selanjutnya, berat dari kerucut, botol serta sisa pasir yang ada di dalam botol ditimbang. Volume tanah yang sebelumnya digali bisa ditentukan menggunakan persamaan berikut ini:

V = (Wch – Wc)/γdry

Dimana:
  • Wch : berat pasir yang mengisi lubang dan kerucut
  • Wc : berat pasir pada kerucut
  • Γdry : berat isi kering (pasir)
Fungsi dari pemadatan yaitu untuk mendapatkan stabilitas tanah serta memperbaiki sifat teknisnya. Oleh karena itu, sifat teknis timbunanamat penting untuk diperhatikan, bukan hanya berat kering dan kadar airnya. Tes uji untuk control pemadatan di lapangan dispesifikasikan serta hasilnya dijadikan standar dalam mengontrol sebuah proyek. Terdapat 2 spesifikasi dalam pekerjaan tanah yakni:
  • spesifikasi cara pemadatan
  • spesifikasi dari hasil hasil
Di samping itu tes sand cone berguna untuk menentukan derajat kepadatan lapangan yang diperoleh dari presentasi perbandingan berat isi tanah kering ketika uji laboratorium dengan berat isi tanah kering lapangan. Tes sand cone umumnya dipakai untuk pengujian perencanaan jalan raya atau pondasi.

Demikian seputar informasi mengenai tes sand cone yang menjadi salah satu pengujian tanah yang dilakukan di lapangan. Anda bisa menggunakan jasa uji sand cone untuk mendapatkan hasil uji terbaik sehingga rencana pembangunan Anda bisa berjalan sesuai harapan.

Blog Post